Senin, 10 Mei 2010

Budidaya Cacing Sutra atau Blood Worm

Senin, 10 Mei 2010
cacing sutra atau lebh di kenal dengan blood worm ini adalah makanan pokok bagi ikan hias saat ini, biasanya 1 pack blood worm beku dijual sekitar 5-8 ribu tergantung isi dan merk nya, daripada beli mahal lebih baik budidaya sendiri lebih hemat, apalagi kalau kita berniat untuk breeding atau budidaya ikan hias contoh budidaya ikan louhan ataupun ikan hias yang lain.

Bentuk tubuh cacing ini menyerupai rambut dengan panjang badan antara 1-3cm dengan tubuh berwarna merah kecoklatan dengan ruas ruas. Cacing ini hidup dengan membentuk koloni di perairan jernih yang kaya bahan organik. Cacing ini memiliki 57% protein dan 13% lemak dalam tubuhnya.

Cacing sutra merupakan hewan hermaprodit yang berkembang biak lewat telur secara eksternal. Telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah menjadi dua sebelum menetas.

Bahan organik yang baik untuk digunakanoleh cacing sutra adalah campuran antara kotoran ayam, dedak (bekatul) dan lumpur.

Teknik Budidaya Cacing Tubifek

Persiapan Bibit

Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam
Note : Sebaiknya bibit cacing di karantina dahulu karena ditakutkan membawa bakteri patogen.

Persiapan Media

Media perkembangan dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Tiap tiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm, antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm

Pemupukan

Lahan di pupuk dengan dekak halus atau ampas tahu sebanyak 200 - 250 gr/M2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/M2.

Fermentasi

Lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari.
Penebaran Bibit

Selama Proses Budidaya lahan dialiri air dengan debit 2 - 5 Liter / detik
Pemanenan

Cacing Bisa dipanen setelah 8 - 10 hari.





Related Posts











5 comments:

awidhi mengatakan...

wah....cocok buat persiapan pesiun nich....luar biasa....

dealer pulsa mengatakan...

bisa dijadikan peluang usaha

nath mengatakan...

sy jual ikan cupang berkualitas.hrg dr 75rb-250rb..silahkan hubungi 085780915999

Anonim mengatakan...

Bagi para pembenih ikan di Jawa Tengah dan sekitarnya yang membutuhkan produk-produk untuk pembenihan ikan seperti ovaprim, artemia dan spirulina bisa menghubungi saya di No HP 08122841280. Yanto di Pemalang, Jawa Tengah.
Tersedia juga pakan-pakan untuk pembenihan udang al : Spirulina, Artemia, BP, flake. Pakan berbentuk powder/serbuk al : Japonicus, Seagrass Powder, Top Minigrain, Vitamin C, EDTA dll. Peralatan hatchery al: Selang aerasi, kran aerasi dan batu aerasi.
Terima kasih
Gambar larva ikan yang diberi artemia, Telur Artemia (cyst) dan Artemia dlm kaleng

Artemia merupakan pakan alami yang sangat penting dalam pembenihan ikan laut, krustacea, ikan konsumsi air tawar dan ikan hias. Ini terjadi karena Artemia memiliki nilai gizi yang tinggi, serta ukuran yang sesuai dengan bukaan mulut hampir seluruh jenis larva ikan. Artemia dapat diterapkan di berbagai pembenihan ikan dan udang, baik itu air laut, payau maupun tawar.

Gambar Spirulina Powder

Spirulina merupakan mikroalga/fitoplankton yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami benih ikan, baik ikan air laut atau tawar. Alga ini mempunyai kandungan gizi yang tinggi, yaitu protein yang bisa mencapai 60 % dari berat keringnya sehingga dapat menjadi alternatif bagi makanan kesehatan. Dalam dunia perikanan, mikroalga ini telah banyak dijual dalam bentuk tepung (Spirulina powder).
Spirulina merupakan mikroalga hijau kebiruan. Alga ini mengandungan berbagai zat gizi seperti protein dapat mencapai 60 %, lipid 8%, karbohidrat 16%,vitamin B1, B2, B6, B12, C, niasin, β karotin dan kandungan asam amino yang cukup seimbang. Spirulina juga mengandung salah satu asam lemak esensial yaitu asam γ-linoleat (GLA), yang merupakan asam lemak majemuk.
Spirulina menyediakan semua asam amino yang diperlukan tubuh dan dalam bentuk tersebut 5 kali lebih mudah untuk dicerna dibanding dengan protein kedelai. Spirulina mengandung 8 asam amino essensial dan 10 asam amino non essensial.
Spirulina mengandung lipopolisakarida sebesar 1,5% bobot keringnya, kandungan lipopolisakarida inilah yang menjadikan Spirulina digunakan sebagai immunostimulan yang potensial dalam meningkatkan respon kekebalan tubuh pada ikan. Dinding Spirulina kaya akan muco-protein yang bisa meningkatkan lapisan mukus pada kulit ikan yang menyebabkan sirip ikan lebih sehat, meningkatkan resistensi/ peradangan kulit terhadap serangan penyakit.
Di Jepang spirulina diberikan pada ikan mas koki dan ikan hias lainnya untuk meningkatkan kualitas warna ikan hias tersebut.






Gambar Hormon Ovaprim

Di sebagian besar masyarakat belum mengetahui akan kegunaan dari hormon ovaprim. Masyarakat menengah kebawah, umumnya sering menggunakan pemijahan secara alami dan menunggu waktu atau musim ikan memijah. Sebetulnya, dengan menggunakan rangsangan hormon dalam tubuh ikan, pemijahan dapat dilakukan kapan saja asalkan gonad dalam tubuh ikan sudah mengalami pematangan.

agen pulsa elektrik murah mengatakan...

liatnya aja udah jijik, gimana mau nyoba ternaknya nich

Poskan Komentar